Pengikut

Kamis, 16 Februari 2012

Tagihan Listrik

PLN datang ke KOS

Bu Kos : "Listrike ameh dipedot mas"
Ane: "Lah njih to Bu?" (secara ane juga lum bayar +_+)
Bu Kos: "La wis nunggak telong wulan ki mas"
Ane (berpikir keras supaya g jadi diputus listriknya)
"La trus pripun Bu?"
Bu Kos: "Ben dipedot tekan tanggal 20 sik ya (ini tanggal 16... lamaaaa...) mengko ben podo bayar sik, baru dipasang meneh angger wis lunas"
Ane (kaget sambil berpikir keras): "Waduh, mpun ngeten mawon Bu, jenengan talangin rumiyin mawon, supados mboten dpedot rumiyin ngoten".
Bu Kos: "La mengko dhuwitku pie?"
Ane: "Mengkeh mesti sami bayar koq Bu"
Bu Kos: "Yo wis"

Bu Kos berlalu ke rumahnya ditemani para petugas listrik dan pak polisi dan ane berharap listriknya tidak jadi di putus... hehehe... besok bayar ahhhhh.....

Sabtu, 11 Februari 2012

PERSEPSI YANG SALAH TENTANG MIE INSTAN DI MASYARAKAT

Banyak isu berseliweran seputar makanan instan yang membuat hati tak tenang. Misalnya saja soal lilin yang katanya menempel pada mi, atau tentang cara pengolahan yang harus pas agar aman di konsumsi. Ikuti penjelasan Prof.Dr.F.G.Winarno, mantan Presiden Codex Dunia & Ketua Dewan Pakar PIPIMM (Pusat Informasi Produk Industri Makanan dan Minuman) mengenai mie instan.

Dibalik kelezatannya banyak persepsi salah yang beredar seputar mie instan. Daripada terjebak isu tak jelas, mari kita semua pahami fakta seputar makanan favorit ini.

Selasa, 13 Desember 2011

Langkah Tepat Sebelum Memulai Bisnis Makanan

Dalam memulai usaha terkadang keraguan mendominasi, sehingga tidak sedikit para calon pengusaha yang justru kalah sebelum berperang. Sebenarnya banyak hal yang bisa menjadi faktor kegagalan dalam membangun sebuah usaha, salah satunya mungkin sistem manajemen yang kadang dianggap sepele namun hal inilah yang menjadi panduan yang akan menggerakkan sebuah bisnis menuju sukses.

Begitu juga dengan usaha kuliner yang sudah jelas banyak pesaing dan sebagai pemilik usaha harus pintar-pintar mencari strategi agar usahanya berkembangatau paling tidak bisa bertahan di antara ribuan pesaing yang bermunculan dengan pesatnya.

Jumat, 20 Mei 2011

Sulit Ingat Nama Orang Ketika Baru berkenalan? Coba Jurus Ini....

 Baru saja berkenalan. Belum ada sepuluh menit berlalu. Tapi, sudah lupa nama orang itu. Apakah 'penyakit' ini kerap menimpa Anda?

Bisa mengingat nama orang penting demi membina relasi yang baik di masa datang. Agar terhindar serangan 'penyakit' itu, ikuti tips berikut,

1. Ulangi namanya
Saat lawan bicara menyebut namanya, ada baiknya Anda ulangi kembali, misalnya, “Senang bertemu dengan Anda, David”, atau “Maaf, bloeh diulangi?”. Cara ini bisa membantu Anda mendaftarkan nama baru di memori otak dengan lebih baik.

2. Ajukan pertanyaan atau komentar
Misalnya, mengaitkan namanya dengan kemiripan nama atau hal-hal yang sering Anda jumpai. Bisa artis, teman, anggota keluarga, atau komentar lainnya, misal "David, namanya mirip nama sepupu saya!"

3. Mintalah mengeja namanya
Misalnya, “O... Hengky, ‘ie’ atau ‘y’?”

4. Mengasosiasi nama dengan gambar
Jika Anda bertemu dengan seorang CEO bernama Arthur, mungkin Anda bisa bayangkan dia sebagai King Arthur. Beberapa orang suka teknik ini, beberapa juga mengaku kebingungan. Gunakanlah jika memang benar-benar membantu.

5. Tanyakan sejarah namanya
Misalnya, “Oh, Lia Novita, ultahnya bulan November ya?”